Ringkasan Materi Kelas X
TEKS
LAPORAN HASIL OBSERVASI
Pengertian teks laporan
hasil observasi
Teks laporan hasil
observasi adalah teks yang berisi penjabaran umum atau melaporkan sesuatu
berupa hasil pengamatan
Struktur teks laporan
hasil observasi
1. Pernyataan umum /
klasifikasi
2. Anggota / aspek yang
dilaporkan :
Deskripsi bagian
Deskripsi manfaat
Ciri umum teks laporan
hasil observasi
1. Umum/universal
2. Objektif
3. Membahas hal-hal
terkini
4. Menarik dan mudah
dipahami
Ciri kebahasaan teks
laporan hasil observasi
1. Menggunakan kata
pronominal
2. Antonim dan sinonim
3. Konjungsi
4. Simpleks (kalimat
tunggal) dan kompleks (kalimat majemuk)
TEKS
EKSPOSISI
Pengertian teks
eksposisi
Teks eksposisi adalah
pengembangan paragraf dalam penulisan yang bertujuan untuk menjelaskan atau
memberikan pengertian dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat.
Tujuan teks eksposisi
Menguraikan/menjelaskan/memberikan
informasi tentang sesuatu sehingga bisa memperluas pengetahuan pembaca.
Macam-macam teks
eksposisi
• Eksposisi definis
• Eksposisi proses
• Eksposisi klasifikasi
• Eksposisi ilustrasi
• Eksposisi
perbandingan & pertentangan
• Eksposisi laporan
Langkah-lagkah membuat
teks eksposisi
• Menentukan tema
• Menentukan tujuan
karangan
• Membuat kerangka
karangan
• Memilih data yang
sesuai tema
• Mengembangkan
kerangka menjadi karangan
Struktur teks eksposisi
1. Pernyataan pendapat
(tesis)
Berisikan pendapat atau
prediksi sang penulis yang tentunya berdasarkan sebuah fakta. Terdapat pada
paragraf awal.
2. Argumentasi
Alasan penulis yang
berisi fakta-fakta yang dapat mendukung pendapat atau prediksi sang penulis.
3. Penegasan ulang
pendapat
Penguatan kembali atas
pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Pada
bagian ini pula bisa disisipkan hal-hal yang patut diperhatikan atau dilakukan
supaya pendapat atau prediksi sang penulis dapat terbukti. Terdapat pada
paragraf akhir.
Ciri umum teks
eksposisi
• Berusaha menjelaskan
sesuatu
• Gaya tulisan bersifat
informatif
• Fakta dipakai sebagai
alat kontribusi, fakta dipakai sebagai alat konkritasi
• Paragraf deduktif
induktif
• Objektif
Ciri kebahasaan teks
eksposisi
• Menggunakan bahasa
ilmiah
• Menggunakan kata
konjungsi
• Menggunakan pronomina
(kata ganti orang : saya/kita/kami)
• Menggunakan kata
leksikal
• Argumentasi 1 sisi
(sisi mendukung dan sisi menolak)
Sumber karangan untuk
membuat ekposisi biasanya didapat dari pengamatan, pe
Pengertian teks
anekdotnelitian, pengalaman, dan referensi
ANEKDOT
Anekdot adalah cerita
singkat yang menarik serta lucu dan terdapat kritikan atau sindiran didalamnya
yang mungkin menggambarkan kejadian atau orang sebenarnya. anekdot selalu
disajikan berdasarkan pada kejadian nyata melibatkan orang-orang sebenarnya,
apakah terkenal atau tidak biasanya di suatu tempat dapat diidentifikasi. namun
seiring waktu anekdot disajikan berdasarkan cerita fiksi.
Struktur teks anekdot
1. Abstraksi : bagian
awal cerita
2. Orientasi : suasana
awal atau latar belakang pada cerita
3. Krisis : konflik
atau permasalahan pada cerita
4. Reaksi : respon dari
partisipan
5. Koda : penyelesaian
atau suasana pada akhir cerita
Ciri umum teks anekdot
• Singkat
• Menarik
• Berisi kritikan
• Berisi sindiran
• Terdapat nilai humor
• Terdapat alur waktu,
suasana, dan tempat
Ciri kebahasaan teks
anekdot
• Menggunakan bahasa
sehari-hari
• Menggunakan majas
• Menggunakan kalimat
perintah
• Menggunakan kata
penghubung
HIKAYAT
1. Pengertian cerita
rakyat
Cerita rakyat adalah
cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa
lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang
beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing
bangsa. Pada umumnya, cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di
suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang
dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang,
manusia maupun dewa.
2. Ciri-ciri Cerita
rakyat
Disampaikan
turun-temurun.
Tidak diketahui siapa
yang pertama kali membuatnya
Kaya nilai-nilai luhur
Bersifat tradisional
Memiliki banyak
versi dan variasi
Mempunyai bentuk –
bentuk klise dalam susunan atau cara pengungkapkannya.
Bersifat anonim,
artinya nama pengarang tidak ada.
Berkembang dari mulut
ke mulut.
Cerita rakyat
disampaikan secara lisan.

0 komentar:
Posting Komentar